Penipuan Zahra (Kartika)

Posted in Uncategorized on Januari 5, 2011 by Wendra Impact09

Awalnya aku berkenalan dengan seorang wanita yang mengatakan bahwa namanya Zahra. Sehari setelah perkenalan itu ia terlihat sopan dan santun, karena mungkin terlihat dari raut wajahnya yang sudah tua. Aku beranggapan bahwa ia adalah anak yang soleh karena ia megenakan kerudung, ia juga hidup serba berkecukupan dari segala apa yang ia punya dari mulai handphone mahal yang ia pakai dan laptop yang ia bawa. Setiap kali perkataanku yang aku anggap benar ternyata salah karena menurut Zahra semua itu ada dalilnya dalam Al-Qur’an. Ia taat beribadah dan mengaji, namu selang 1 minggu perkenalan ia mengatakaan dan meminta mohon kepadaku bahwa ia sedang butuh uang dengan jumlah 2.250.000. Aku menanyakan untuk apa uang itu, ia menjawab bahwa uang itu akan dipergunakannya untuk ikut seminar S-2, karena awalnya ia mengatakan bahwa ia jurusan semester akhir statistika UGM. Awalnya aku ragu untuk meminjamkan uang itu, namun ia berjanji dan bersumpah akan mengembalikannya dalam 1 minggu. Karena mungkin ada rasa bahwa yakin ia anak orang kaya tanpa aku pahami uang itu sudah aku serahkan kepadanya. Setelah 1 minggu aku menaggih hutangnya kepadaku namun ia mengatakan tidak bisa membayar karena tantenya sakit struk dan dirawat di RS. Aku maklumi hal itu, namu setelah 1 bulan kemudian ia mengatakan belum bisa membayar karena ia sedang berada di Jakarta. Aku terpaksa menunggu hingga genap 2 bulan, hingga aku bermaksud untuk menagih dengan paksa pada awal bulan ke tiga, namun ia berkata belum bisa membayar karena ia mengatakan bahwa kedua orang tuanya akan bercerai. Aku mulai tidak sabar, dan menanyakan hal ini kepada tetehku. Aku menceritakan semua hal tentang hutang Zahra kepadaku dan alasan-alasan mengapa ia tidak bisa membayar. Namun aku menjadi gelisah dan kesal, karena Zahra berkata lain kepada Teh Cika, memang Teh Cika dan Zahra berteman karena secara kebetulan bertemu di dalam bis. Aku juga kenal Zahra tanpa sengaja dari Teh Cika, Zahra mengatakan bahwa orang tuanya yaitu ayahnya sudah meninggal dunia, sedangkan tantenya masih sehat-sehat saja. Ini membuat aku tidak percaya kepada Zahra pirasatku mengatakan bahwa aku  tertipu namun ku butuh kepastian, hingga aku pergi k Jogja untuk mencari alamat Zahra di UGM karena Zahra apabil ku hubungi lewas sms dan telephone selalu di abaikannya. Setelah aku dan teman-temanku mencari selama 2 hari d UGM, ternyata nihil tidak ada nama Zahra itu. Aku menjadi semakin gelisah, hingga Teh Cika mengatakan akan membntuku hingga pada tanggal 24 Desember 2010 Teh Cika dan temanya merencanakan pertemua dengan Zahra di Jogja tepatnya Malioboro di Mirota Batik, akupun bergegas berangkat menuju Jogja dari Solo. Setelah janjian ketemu di Malioboro Zahra mengatakan terlalu ramai dan ia ingin jauh dari keramaian lalu ia memilih tempat di Hotel JEC. Lalu aku dan Teh Cika beserta teman-teman menuju JEC, setelah sampai aku dan Teh Cika bersembunyi menunggu kedantangan Zahra, kami menunggu hampir 1 jam baru ia datang. Setelah ia datang secara diam-diam aku dan temanku memergoki Zahra dan menangkapnya dengan bantuan satpam JEC lalu kami melapor k Polsek terdekat.

Ternyata dari pengakuannya ia bernama Kartika Aprilia Susanti dan ia ternyata hanya sebagai pembantu rumah tangga bukan mahasiswa statisika UGM seperti yang ia katakan, bahkan ia juga mencuri uang majikannya sebesar 5 juta hingga pakaian dalam juga ia curi karena ia sendirian di Jogja, ia telah di usir dari rumahnya dan keluarganya yang sudah tidak menganggap bagian dari kelurga. Semua kemewahan yang ia pamerkan bukan kepunyaannya melaikan titipan dari temannya. Ia berteman dengan mengaku anak asisten dosen UI, hingga temannya percaya, namu Zahra (Tika) mempergunakan kesempatan ini untuk mengambi uang temannya sebesar 1,3 juta. Majikannya berkata ia berkedok dengan solat lima waktu dan mengaji agar terlihat anak yang soleh namun itu semua kedok untuk mengelabui majikannya agar terhindar dari kecurigaan. Jangankan berpikir untuk mengganti uangku baju yang ia kenakanpun juga minjam kesana-kemari. Ternyata semuanya itu palsu, hanya topeng belaka, sungguh berdarah dingin dengan senyuman yang penuh kemaksiatan yang mengatas namakan Iman untuk mengelabui korban incaran.

Celakalah hidupmu di dunia.

 

Semangat Baruku

Posted in Uncategorized on Oktober 16, 2010 by Wendra Impact09

Dinda yang Aq panggil Mbak karena dia memanggilku Mas, lalu Amoi karena agak cines dan saiiank karena Aq emang sayank ama dia. Dinda adalah orang yang sangat ku sayang dan ku cintai, karena dialah yang membuad senang dan merasa tenang. Aq menyayanginya lebih dari jiwaku, ku ingin membahagiakannya. Aq mempunyai janji kepadanya yaitu:

1. Pergi bersamanya dengan menggunakan Becak

2. Makan gula2 yang berwarna Pink…

Aq benar2 bersyukur memiliki sorang kekasih yg menyayangiku apa adanya, dia adalah penyemangatku disaat Aq rapuh n kehilangan arah, dia selalu ada di saat suka & dukaku. Rasa cinta & sayankq tak akan berubah dari awal bertemu, senyum.a, canda tawanya serta Tangisannya membuat Aq tak bisa untuk melupakannya. 1 hari ajja gx ada kbar dari.a Aq bener2 gelisah apa lg bila sempat dia marah… Haduuh… bisa gila Aq.. Aq akan tetap menjaganya, dinda lh yang selalu menghiasi hariku

Aq gx ingin berpisah darinya walau Aq menjalani LDR “Long Distance Relationship” tetapi hatiku tetap bersamanya. Aq hanya memiliki cinta dan sayank untuknya, karena Aq tidak memiliki segalanya. Aq akan menjaga hatiku hanya untuk dirinya. Semoga cinta dan sayank kami bisa kekal hingga akhir hayat nanti.

Amin.

Optimis

Posted in Uncategorized on September 1, 2010 by Wendra Impact09

Optimis merupakan suatu rangkaian jiwa yang bersifat memotivasi diri kita sendiri. Dengan berfikir Optimis, rasa takud dan ragu bisa kita atasi. Optimis dalam bergaul sangat tepat, karena kita dalam bergaul sering bertemu dengan sahabat baru, terlintas dalam benak kita bahwa mereka memiliki kelebihan dari kita. Ini merupakan penilaian yang salah karena pada dasarnya kita itu sama, maka Optimis aj…..

so, gak perlu mider karena menjadi diri sendiri itu lebih baik.

New World

Posted in Uncategorized on Juni 9, 2010 by Wendra Impact09

Gx terasa bntar lg udh MUlai masuk kuliah.,.,.,.,.,

gx tw mesti gmana.,., n jg gx tw ap x mesti d lakuin.

mga jalan x q pilih adalh jalan x terbaek bwt masa depan q x cerah.,.,.,.,.

UNS………. I’m Commink.,.,.,

Perbedaan Pemenang vs Pecundang

Posted in Uncategorized on Oktober 18, 2009 by Wendra Impact09

winner-vs-loserPemenang selalu menjadi bagian dari solusi
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah

Pemenang selalu memiliki program atau rancangan
Pecundang selalu memiliki alasan ( pernyataan maaf )

Pemenang berkata “Biarkan saya yang melakukannya untuk anda”
Pecundang berkata “Itu bukan pekerjaan saya”

Pemenang selalu berusaha mencari jawaban dari setiap masalah
Pecundang melihat masalah dalan setiap jawaban

Pemenang berkata “Ini mungkin susah tapi memungkinkan untuk dilakukan”
Pecundang berkata “Ini mungkin dilakukan tapi terlalu susah untuk dilakukan”

Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan, ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”
Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan, i akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

Pemenang membuat komitmen-komitmen
Pecundang membuat janji-janji

Pemenang memiliki mimpi
Pecundang memiliki rencana kotor

Pemenang berkata “Saya harus melakukan sesuatu”
Pecundang berkata “Sesuatu seharusnya terkerjakan”

Pemenang adalah bagian dari tim
Pecundang terpisah dari tim

Pemenang melihat keuntungan
Pecundang melihat penyakit

Pemenang melihat kemungkinan
Pecundang melihat masalah

Pemenang meyakini win-win solution
Pecundang meyakini mereka harus success orang laen harus gagal

Pemenang melihat prospek
Pecundang melihat masa lalu

Pemenang seperti alat pengatur panas
Pecundang seperti alat pengukur panas

Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan
Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

Pemenang mengutarakan argumen yang kuat tetapi kata yang lembut
Pecundang mengutarakan argumen yang lemah tapi kata yang kuat ( memaksa )

Pemenang menggunakan filsofi :”Jangan melakukan sesuatu yang tidak ingin orang lakukan terhadap dirinya”
Pecundang menjalani hidup dengan filosofi “Lakukan ke orang lain sebelum orang lain melakukannya ke diri sendiri”

Pemenang membuat sesuatu terjadi
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

Pemenang merencanakan dan mempersiapkan kemenangan
Kata kuncinyanya adalah persiapan

Pagar Makan Tanaman

Posted in Uncategorized on Oktober 18, 2009 by Wendra Impact09

Pepatah mengatakan sahabat adalah pacar kedua kita entah itu laki laki apa perempuan.Dia bisa menjadi tempat mengadu setelah pacar kita. Namun ketika kita bermasalah dengan sang pacar kepada siapa lagi kita harus mengadu selain pada sahabat (sohib ajalah ). Memang sih ada yang mengadu pada orang tua, kakak , adik.
Tapi tak seenak nasi uduk (eh tak seenak pada sohib) .
Jadi keberadaan seorang sohib sangat membantu kan. Tapi dikala seorang sohib sudah menjadi momok bagi kita, yaitu saat si toyib eh.. salah lagi.. sohib (maksudnya) mulai melancarkan serangan – serangan fajar atau meluncurkan album rayuan – rayuan cinta pada pacar kita.
Wah bisa berabe nih
Dia tak ubahnya seekor srigala berbulu srigala atau musuh tak berselimut yang
perlahan – lahan menikam kita dari belakang.
Masih bagus nikamnya pakek pisau tapi kalo pake paku, karatan lagi.
Sakitnya bisa infeksi yang sepuluh turunan belum tentu sembuh.

Bagaimana dong menghadapi sohib seperti ini ?

Jangan pernah juga kencan mengajak sohib kita. Kalo memang dia maksa ikut, bawa kitab suci, karena dalam pacaran orang ketiga adalah syetan.

Kita juga harus rajin olah raga, olah jiwa dan makan makanan bergizi serta multivitamin.
Kalo perlu minum susu murni (susu sapi gitu)

lho apa hubungannya ( wah ngaco nih penulis )?

Ada, siapa tahu sohib kita menyebarkan ramuan – ramuan atau kuman – kuman penyakit pada diri kita, sehingga kita tidak bisa mendampingi sang pacar karena harus opname di rumah sakit atau nginep dikuburan.
Pastilah pacar kita jatuh ke pelukan dia.

Memble deh kita

Adakah Pagar makan tanaman? Tanyakan pada rumput yang bergoyang

Islamic Calendar

Posted in Uncategorized on Oktober 18, 2009 by Wendra Impact09